Peran Ibu dalam Mendidik Spritual Anak dalam Dakwah Kehidupan (Kajian Tafsir Dalam Surat Al-Lukman Ayat 13)

Author


Kartini K(1Mail),
(1) AIN Takengon, Aceh Tengah, Indonesia

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 311KB]  Language: en
Available online: 2024-02-04  |  Published : 2024-02-04
Copyright (c) 2024 Kartini K
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 143 times PDF Downloaded: 235 times

Abstract


Peran ibu dalam mendidik anak tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan formal, tetapi juga melibatkan dimensi spiritual dan moral, khususnya dalam konteks dakwah kehidupan. Dakwah kehidupan mengacu pada upaya menyebarkan ajaran agama Islam dan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, ibu memiliki peran yang sangat penting sebagai agen pembentuk karakter anak. Ibu tidak hanya bertanggung jawab untuk menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga harus menjadi teladan dalam praktek-praktek sehari-hari yang mencerminkan ajaran Islam. Proses mendidik anak melibatkan penguatan nilai-nilai moral, seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan toleransi, yang merupakan dasar dari dakwah kehidupan. Ibu, sebagai figur utama di lingkungan keluarga, memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan spiritual dan moral anak-anaknya. Dalam mendidik anak untuk memahami dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, ibu perlu mengembangkan keterampilan komunikasi yang baik. Komunikasi yang efektif memungkinkan ibu untuk merangkul anak-anaknya dengan kasih sayang, memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai agama, dan membantu mereka menghadapi tantangan-tantangan moral dalam kehidupan modern. Melalui pendekatan yang holistik dan berkesinambungan, ibu dapat membimbing anak-anaknya untuk menjadi individu yang berakhlak baik, berpegang teguh pada nilai-nilai agama, dan mampu menghadapi dinamika kehidupan dengan keyakinan Islam. Dengan demikian, peran ibu dalam mendidik anak tidak hanya menciptakan generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga membentuk individu yang berkontribusi positif dalam masyarakat melalui dakwah kehidupan.


Keywords


ibu anak spritual dakwah

References


Abdullah Yusuf Ali, A‟id Alqarni, Tafsir Inspirasi, Inspirasiseputar Kitab Suci Alqu’an, Medan, Duta Azhar , 2012,

Syaikh Muhammad at-Tamimi, kitab tauhid pemurnian ibadah kepada Allah, Darul Haq, jakarta ; 2010, H, 98.

Sya‟id Abu Ukasyah, Makrifat dan Urgensinya, Yokyakarta, Islamic Center, 2012

Abu Al „Aina Al Mardhiyah, Apakah Anda Ummi Sholihah?(Solo: Pustaka Amanah, 1996) Suryati Armaiyn, Catatan Sang Bunda (Jakarta: Al-Mawardi Prima Jakarta, 2001)

Norma Tarazi, Wahai Ibu Kenali Anakmu (Yogyakarta: Mitra Pustaka, 2001),


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.