Status Pernikahan Wanita Hamil dan Nazhab Anak Diluar Nikah Perspektif Hukum Islam

Author


Andi Widya Fatimah Wela(1Mail), Raihanna Aqilah M(2), Muhammad Saldi Azizal(3), Kurniati Kurniati(4),
(1) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(2) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(3) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(4) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 455KB]  Language: id
Available online: 2025-01-15  |  Published : 2025-01-15
Copyright (c) 2025 Andi Widya Fatimah Wela, Raihanna Aqilah M, Muhammad Saldi Azizal, Kurniati Kurniati
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 1429 times PDF Downloaded: 244 times

Abstract


Penelitian ini mengkaji status hukum pernikahan wanita hamil di luar nikah serta nasab anak yang dilahirkan, dalam perspektif hukum Islam. Fenomena kehamilan di luar nikah menghadirkan dilema sosial, hukum, dan agama yang kompleks, terutama di tengah meningkatnya angka kasus ini akibat faktor-faktor seperti lemahnya pendidikan seksualitas dan pengawasan keluarga. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian ini menganalisis pandangan empat mazhab utama Islam Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali serta relevansinya terhadap hukum positif di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan variasi pendapat di kalangan ulama terkait sahnya pernikahan wanita hamil dan hubungan nasab anak yang lahir di luar nikah. Penelitian ini menegaskan pentingnya perlindungan hukum dan keadilan bagi ibu serta anak, sekaligus mendorong edukasi hukum Islam yang lebih inklusif untuk mencegah kehamilan di luar nikah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan yang adil dan sesuai dengan prinsip hukum Islam serta konteks sosial modern.


Keywords


Pernikahan, Nazhab Anak, Hukum Islam

References


Amdaryono Saputra and Tri Eka Saputra, Status Hukum Anak Diluar Nikah Dalam Perspektif Fikih Islam Dan Hukum Positif Indonesia, Vifada Assumption Journal of Law 2, no. 1 (2024)

Asman Asman, Hamil Di Luar Nikah Dan Status Nasab Anaknya, Shar-E : Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah 6, no. 1 (2020)

Asmuni A. Rahman, Kaidah-Kaidah Fiqih, Cet. Ke-1 (Jakarta: Bulan Bintang, 1976), h.108.

Asrika Said and Novianti Djafri, Pandangan Islam Tentang Nasab Anak Diluar Nikah, Jurnal Al-Mizan Vol. 9 No. 1 (Juni 2013).

Bagya Agung Prabowo, Pertimbangan Hakim Dalam Penetapan Dispensasi Perkawinan Dini Akibat Hamil Di Luar Nikah Pada Pengadilan Agama Bantul, Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 20, no. 2 (2013).

Bgd. Armaidi Tanjung, Free Sex No ! Nikah Yes ! (Jakarta: Amzah, 2007).

Dhiauddin Tanjung, Menikahi Wanita Hamil Di Luar Nikah (Perspektif Fikih Dan Kompilasi Hukum Islam), Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan Dan Ekonomi Islam 13, no. 2 (2021).

Eka Nam Sihombing, dan Cynthia Hadita, Penelitian Hukum, (Malang: Intrans Publishing, 2022).

Fahrul Fauzi, Tinjauan Kawin Hamil Dalam Perspektif Hukum Islam, Journal of Islamic Law Studies 3, no. 2 (2021).

Fathonah K. Daud, Otoritas Wali Nikah Dalam Islam: Analisis Perkawinan Tanpa Wali Di Indonesia Perspektif Fiqh Dan Hukum Positif, Pharmacognosy Magazine 75, no. 17 (2021).

Kudrat Adillah, Status Anak Di Luar Nikah Dalam Perspektif Sejarah Sosial, PETITA: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Syariah 1, no. 1 (2016).

Kurniati Kurniati, Andi Arfan Sijal, and Nafisah Nafisah, Hamil Di Luar Nikah Dalam Perspektif Hukum Islam: Tantangan Moral Dan Solusi Sosial, Ethics and Law Journal: Business and Notary 2, no. 2 (2024).

Lina Oktavia, Status Anak Di Luar Nikah Dalam Hukum Islam Dan Hukum Positif Di Indonesia, Skripsi. IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 2011).

M.HI. Hamid Pongoliu, Kedudukan Anak Lahir Di Luar Nikah Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif, Jurnal Al-Mizan Vol. 9 No. 1 (Juni 2013).

Mahish Faqih Abdullah, Status Nasab Anak Dari Inseminasi Buatan Dengan Donor Sperma Perspektif Maqashid Syariah Mazhab Hanafi Dan Mazhab Syafii, Jurnal Nucl. Phys. 13, no. 1 (2023).

Makmun et al., Tinjauan Hukum Islam Atas Status Anak Akibat Pernikahan Lotre, Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. 1 (2021).

Mohammad Afif Bin Mohd Yusoff, Hukum Melakukan Al-Azl Dalam Pelaksanaan Program Keluarga Berencana (Studi Perbandingan Antara Mazhab Syafii Dan Zahiri), Pharmacognosy Magazine, vol.7 No.5, (2021).

Muhammad Taufiq Habibi Talli and Abdul Halim, Pandangan Mazhab Al-Syafii Dan Hanafi Tentang Wali Mujbir Dalam Pernikahan Anak Di Bawah Umur, Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Volume 3, no. Issue 1 (2022).

Ruslan Abdul Gani, Status Anak Luar Nikah Dalam Hukum Waris (Studi Komperatif Antara Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Dengan Kompilasi Hukum Islam), Al-Risalah: Forum Kajian Hukum Dan Sosial Kemasyarakatan 11, no. 01 (2018).

Saputra and Saputra, Status Hukum Anak Diluar Nikah Dalam Perspektif Fikih Islam Dan Hukum Positif Indonesia. Journal of Islamic Law Studies Vol.1, no. 1 (2016).

Susanti I. Botu, Nur Mohamad Kasim, and Zamroni Abdussamad, Status Dan Perlindungan Hukum Anak Dalam Kandungan Seorang Wanita Yang Belum Menikah (Studi Kasus: KUA DUNGINGI), Perkara : Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik 1, no. 3 (2023).

Tri Khartika Nurry Wiranty, Emmi Rahmiwita Nasution, and Irda Pratiwi, Kedudukan Anak Yang Lahir Di Luar Pernikahan Di Tinjau Dari Kompilasi Hukum Islam, Jurnal DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 2 (2020).

Wiranty, Nasution, and Pratiwi, Kedudukan Anak Yang Lahir Di Luar Pernikahan Di Tinjau Dari Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Shar-E Vol. 6 No.1 (Januari 2020)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.