Transformasi Metode Takhrij Al-Hadis Di Era Digital (Studi Analisis Kritis Terhadap Integrasi Teknologi Dalam Studi Hadis)

Author


Zidny Irfanal Haqq(1Mail), Subehan Khalik(2), La Ode Ismail Ahmad(3),
(1) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(2) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(3) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 517KB]  Language: en
Available online: 2025-07-13  |  Published : 2025-07-13
Copyright (c) 2025 Zidny Irfanal Haqq, Subehan Khalik, La Ode Ismail Ahmad
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 105 times PDF Downloaded: 251 times

Abstract


Transformasi metode takhrij al-hadis di era digital merupakan respons terhadap dinamika perkembangan teknologi dan kebutuhan efisiensi dalam studi keislaman. Digitalisasi memberikan kemudahan dalam pencarian dan klasifikasi hadis melalui berbagai platform aplikasi, namun di sisi lain juga menimbulkan problematika metodologis dan epistemologis. Berbagai platform digital sering kali tidak memenuhi standar keilmuan yang baku, seperti kurangnya keterangan sanad dan penilaian kualitas hadis. Selain itu, dominasi data instan telah menggeser orientasi keilmuan dari sistem sanad dan pembelajaran lisan (musyafahah), sehingga berpotensi melemahkan fondasi epistemologi hadis yang selama ini dijaga secara ketat. Oleh karena itu, integrasi teknologi dalam studi hadis harus dibarengi dengan penguatan kompetensi akademik melalui kurikulum terpadu, literasi digital, serta kolaborasi antara pakar hadis dan pengembang teknologi. Strategi ini diharapkan mampu menjaga otentisitas sumber hadis sekaligus mendorong adaptasi keilmuan terhadap tuntutan zaman, tanpa mengorbankan prinsip-prinsip dasar dalam ilmu hadis.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.